Larangan Perjudian Online Judi Slot Online Dalam Konsep-Konsep Tertentu

Judi Slot Online Isisoasis.us – Judi slot online merupakan salah satu game online yang cukup dikenal masyarakat. Ada bebrapa konsep yang menjadi penunjang dalam perilaku menyimpang perjudian ini diantaranya adalah sebagai berikut :

 

Dalam Konsep Kontrol Perspektif

Kontrol sosial adalah perspektif yang terbatas untuk menjelaskan delikuensi kejahatan. Menurut teori kontrol sosial, penyimpangan merupakan hasil dari kekosongan kontrol sosial atau pengendalian sosial.

Ketika dalam prosesnya ada hal yang menyimpang, maka diperlukan suatu sistem pengendalian sosial untuk menanggulangi maupun meminimalisir penyimpangan tersebut. masyarakat berharap bahwa individu yang menjadi bagian dari mereka secara mandiri memiliki kesadaran untuk mematui norma yang berlaku di masyarakat serta memiliki perilaku yang conform dengan aturan yang ada di masyarakat.

 

Keberadaan sebuah tindakan penyimpangan sosial jelas tidak lepas dari kegagalan atau lemahnya kontrol sosial yang berada di sekitar tempat terjadinya tindakan penyimpangan tersebut.

 

Konsep Interaksi Sosial

Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang perorangan dengan kelompok manusia. Interaksi sosial juga dapat dikatakan sebagai sebuah bentuk hubungan yang dibangun antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok dalam kehidupan bermasyarakat.

Di mana interaksi juga merupakan sebuah proses sosial yang secara sengaja dibentuk untuk memenuhi kebutuhan hidup (Elli Setiadi, 2011: 92) Interaksi sosial terjadi karena adanya sebuah tindakan sosial yang dilakukan oleh pelakunya dan kemudian di dalamnya terjadi kontak sosial, yaitu penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan.

 

Kerja sama

Kerjasama diartikan sebagai suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan bersama. Proses terjadinya kerjasama lahir apabila diantara individu ingin mencapai tujuan yang sama. Dalam permainan judi online juga membutuhkan kerjasama, karena menyediakan permainan yang berkelompok.

 

Persaingan

Persaingan adalah proses sosial dimana kelompok-kelompok berjuang dan bersaing untuk mendapatkan keuntungan atau tujuan pada bidang-bidang kehidupan yang menjadi pusat perhatian. Dalam permainan judi slot online tentunya ada persaingan antar individu agar dapat menang.

 

Kontraversi

Kontraversi adalah interaksi sosial yang bersifat negatif dan berada diantara persaingan dan konflik. Sifatnya tertutup dan sulit untuk diketahui oleh pihak lain. Gejalanya adalah timbulnya perasaan dan sikap tidak suka, enggan untuk bekerja sama, benci bahkan dendam kepada pihak lain. Hal ini juga terjadi dalam permainan judi slot online.

 

Konflik

Dalam hal ini interaksi yang terjadi tidak hanya diantara mereka-mereka yang terlibat dalam dunia perjudian yang terjadi pada permainan judi slot online, akan tetapi juga proses interaksi yang terjadi antara para pelaku judi dengan masyarakat sekitar.

Melalui interaksi sosial diantara para pelaku dengan masyarakat tersebut maka membuat masyarakat desa tersebut juga mengetahui akan adanya tindakan penyimpangan sosial yang terjadi di desa tersebut.

 

Dan hal ini dapat menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat sekitar terhadap kegiatan perjudian salah satunya dalam permainan judi slot online.

 

Konsep Penyimpangan atau Deviasi

Dalam studi tentang penyimpangan terdapat perbedaan dalam menentukan pelaku dan jenis perilaku atau kondisi yang dianggap  menyimpang. Perjudian termasuk dalam permainan judi slot online dikatakan menyimpang.

Kebanyakan orang baru dapat menentukan penyimpangan jika mereka melihatnya. Misalnya bunuh diri, keterbelakangan mental, homosexual, alkoholisme, secara umum diterima sebagai salah satu bentuk penyimpangan. Tetapi bahkan bentuk penyimpangan yang umum tersebut saja masih terdapat perbedaan pendapat (Jokie, 2009: 13).

 

Dari pendapat para ahli yang mendefinisikan tentang penyimpangan, maka secara umum dapat dikelompokan kedalam empat sudut pandang yang bisa dijadikan acuan pada saat mendefinisikan penyimpangan. Keempat sudut pandang tersebut yaitu Pandangan Statistik Menurut pandangan ini, penyimpangan bukanlah perilaku ratarata atau yang banyak terjadi.

Melainkan penyimpangan menunjuk kepada perilaku yang secara statistik berbeda berbeda dengan perilaku kebanyakan orang. Jadi, bukan pada benar atau salah, baik-buruk, tetapi lebih kepada kecenderungan angka statistik semata yang jarang terjadi.

 

Dalam pandangan ini penyimpangan belum tentu berkonotasi secara negatif secara moral.Pandangan Absolutisme Pandangan absolutisme mengasumsikan bahwa masyarakat memiliki aturan dan dasar yang jelas dan anggotanya sepakat tentang perilaku yang dianggap menyimpang karena acuan tentang perilaku normal jelas telah diterima secara luas.

Perilaku menyimpang dianggap menjadi sumber masalah sosial karena dapat membahayakan sistem sosial. Penggunaan konsep perilaku menyimpang secara tersirat mengandung makna bahwa ada jalur baku yang harus ditempuh yaitu jalur pranata sosial. Oleh karena itu wajar apabila pranata sosial merupakan tolok ukur yang digunakan untuk melihat suatu perilaku menyimpang atau tidak (Soetomo, 2008 : 94). Keberadaan perjudian online tersebut dapat dikatakan sebagai suatu penyimpangan sosial.

 

Karena perjudian dalam permainan judi slot online yang diadakan tersebut melanggar norma yang berlaku pada masyarakat yang daerahnya digunakan sebagai tempat diadakannya turnamen tersebut. Bahkan hal tersebut juga melanggar norma hukum dan seharusnya para pelaku perjudian tersebut dapat diproses secara hukum.

Undang – Undang Larangan Judi yang di Tetapkan Indonesia

Indonesia melarang semua bentuk akifitas yang mengatas namakan judi dan menggunakan konsep undian taruhan. Hal ini mulai ditetapkan sejak tahun 1970 yang di tetapkan melalui Keputusan Presiden Soekarno. Walaupun dalam perjalanannya, perjudian sempat di legalkan di Indonesia.

Hal tersebut bermula dari Presiden Soeharto yang membuat undian berhadiah dengan konsep lotere dan taruhan. Awalnya, undian tersebut digunakan untuk menambah pemasukan negara dan mengembangkan berbagai sektor sosial, dari pariwisata, pendidikan, hingga peningkatan pembangunan infrastruktur. Sempat berganti nama dan mendapatkan penolakan yang keras dari berbagai pihak, akhirnya undian-undian tersebut berhenti di tahun 1990-an.

Jakarta sebagai ibu kota Indonesia juga pernah mengalami hal serupa, yakni pelegalan tempat perjudian dengan pemungutan pajak yang tinggi. Hal ini terjadi pada masa orde baru dan sempat berlangsung selama satu setengah tahun, untuk kemudian berhenti karena mendapatkan gelombang dan teguran protes dari mahasiswa dan tokoh agama. Sejak saat itu, undang-undang larangan judi mulai diperketat dalam berbagai aspek.

Saat ini, Anda tentu sudah tidak bisa menemukan lagi tempat judi yang bisa di akses secara legal oleh masyarakat, sebab kebijakan pemerintah memang melarang membuka tempat judi dan melakukan aktifitas perjudian. Hal tersebut di dasarkan dari beberapa undang-undang yang telah di tetapkan sebelumnya, diantaranya adalah:

  1. Pasal 303 pada Kitab UU Hukum Pidana

Menurut undang-undang tersebut, disebutkan bahwa kegiatan judi memilki arti sebagai permainan, dimana kemenangan di gantungkan pada keberuntungan pemain, sehingga tidak mencerminkan sportifitas. Selain itu, peluang kemenangan bisa bertambah besar, apalagi untuk mereka yang sudah mahir dan sering memainkan permainan tersebut.

Beberapa aspek yang termasuk dalam permainan judi, diantaranya adalah pertaruhan terhadap hasil atau keputusan suatu permainan, padahal pihak pemain tidak mengadakan pertaruhan tersebut serta tidak turut berperan dalam pertaruhan yang telah dilakukan. Pengertian lengkapnya tentang undang-undang larangan judi ini bisa Anda temukan di kitab KUHP.

Tindak pidana melakukan perjudian sebelumnya terdapat dalam undang-undang tahun 1974 pasal pertama, yang mengatakan bahwa perjudian merupakan kejahatan. Ini karena sebelumnya, di UU Hukum Pidana pasal ke 542, disebutkan bahwa tindak pidana perjudian, apalagi yang dilakukan di jalan umum terhitung sebagai pelanggaran hukum, bukan kejahatan.

Di dalam Pasal 303 pada Kitab undang-undang larangan judi Hukum Pidana tersebut, dijelaskan mengenai hukuman dan larangan untuk pelaku judi secara detail, yakni:

  1. Akan diancam dengan hukuman 10 tahun penjara dan denda sebesar 25 juta rupiah untuk pelaku judi yang tertangkap.
  2. Pelaku pernah menawarkan, ataupun memberikan kesempatan kepada orang lain untuk bermain judi atau bergabung ke dalam perusahaan judi tanpa izin dari pihak yang berwenang. Ini dia salah satunya adalah undang-undang larangan judi.
  3. Tanpa izin pihak berwenang, pelaku ini sengaja memberikan penawaran kepada khalayak umum untuk melakukan perjudian, baik secara terbuka tanpa syarat ataupun menggunakan syarat, serta mengajak masyarakat untuk bergabung ke dalam perusahan judi.
  4. Sedangkan isi undang-undang larangan judi yang terakhir adalah menjadikan aktifitas dan kegiatan menjadi mata pencarian.

Terdapat tambahan atau bis di dalam pasal tersebut, dengan menyebutkan bahwa mereka yang memanfaatkan kesempatan yang di tawarkan oleh pemain judi, serta ikut dalam permainan tersebut tanpa izin juga akan mendapatkan hukuman berupa denda sebesar sepuluh juta rupiah dan hukuman selama empat tahun di penjara.

  1. Pasal ke-27 Undang – Undang ITE ayat 2

Perkembangan teknologi juga membuat judi mengalami perubahan cara bermain. Judi internet atau daring josqq mulai marak ditemukan belakangan ini, dan undang-undang larangan judi Hukum Pidana dirasa kurang bisa menjangkau aktifitas ini. Karena masuk ke dalam ranah internet, maka dibuatlah undang – undang khusus yang mengatur hal ini, yakni UU ITE.

Anda bisa menemukan di Undang – Undang pasal ke 27 UU ini, yakni di ayat 2, dengan penjelasan ringkas bahwa setiap orang yang senagaja melakukan distribusi, tranmisi, atau membuat kemudahan dalam akses informasi dan permainan judi internet, ia akan mendapatkan hukuman dan bisa menjadi tersangka.

Sedankan untuk hukuman yang diberikan pada pelaku dan pemain judi daring, terdapat dalam undang-undang larangan judi ayat ke 2 dan pasal 45, yang di tetapkan pada tahun 2016. Beberapa poin penting dalam larangan tersebut diantaranya adalah:

  1. Pelaku yang kedapatan melakukan perbuatan seprti yang disebut dalam Pasal ke-27 Undang – Undang ITE ayat 2 akan di hukum selama enam tahun.
  2. Selain di hukum selama enam tahun di penjara, pelaku judi juga akan di denda paling banyak sebesar satu miliar rupiah.

Kedua undang-undang larangan judi tersebut merupakan representasi dari larangan judi di Indonesia. Dasar dari pelarangan ini adalah bertolak belakangnya aktifitas perjudian dengan moral, agama, dan nilai-nilai etis bangsa Indonesia yang menjungjung tinggi nilai-nilai ketimuran dalam setiap kesehariannya.

Melakukan perbuatan judi juga akan memberikan contoh yang buruk bagi generasi yang lebih muda, menimbulkan keributan di dalam lingkungan masyarakat, dan kadang di sertai dengan kegiatan tidak bermanfaat lain, misalnya minum minuman keras.

Dengan mengetahui undang-undang larangan judi tersebut, di harapkan Anda bisa menjadi warga negara yang baik dengan mematuhi berbagai peraturan yang telah di tetapkan oleh pemerintah. Sebab peraturan tersebut sudah di pertimbangkan dan bermanfaat untuk ketertiban di dalam masyarakat. Anda juga bisa berperan aktif dengan menjaga lingkungan dari berbagai kegiatan judi, dan melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan aktifitas perjudian. Semoga bermanfaat!

Perbedaan Judi Slot Online Dan Konvensional, Berbedakah Hukumannya?

Judi Slot Online 21NAGA Tahun 1996, berbagai situs yang menawarkan permainan judi online sudah mulai nampak. Dan pada tahun berikutnya, perkembangannya semakin dahsyat bahkan jumlahnya berkali-kali lipat. Meskipun pada tahun 2006, bisnis judi online diketahui sempat meredup karena terjadi pelarangan di sana-sini tapi nyatanya, hingga kini situs-situs tersebut masih bisa ditemukan dengan mudah.

Untuk bermain judi online sebetulnya tidak banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Sehingga akhirnya siapapun bisa mengakses dan mulai ketagihan untuk terus bermain. Bahkan, tanpa mencantumkan nama asli, Anda sudah bisa masuk ke dalam situs. Asalkan pada saat mendaftar Anda menyertakan beberapa data penting seperti, nomor rekening dan nama bank, tanggal lahir hingga nomor handphone.

 

Lantas, bagaimana hukumnya dengan memainkan Judi Slot Online? Apakah sama dengan cara yang konvensional atau tidak. Kemudian apa saja perbedaan dari keduanya, berikut ini adalah penjelasannya.

 

Tempat

Pada judi yang dilakukan secara konvensional memang membutuhkan tempat khusus untuk melakukannya. Dari mulai rumah, kamar kost, hotel dan gedung-gedung yang dibuat khsusus untuk berjudi. Di Indonesia sendiri karena judi dilarang, maka tempat untuk berjudi seperti ini sangat ditutupi keberadaannya.

Lain halnya dengan judi online yang memang tidak membutuhkan ruang secara khusus. Pemainnya hanya memerlukan gadget sebagai perantara, bisa menggunakan handphone atau desktop. Dan yang pasti, pemainnya membutuhkan koneksi internet namun bahayanya, bisa dimainkan di mana dan kapan saja.

 

Ragam Permainan

Pada judi yang diselenggarakan secara online, Anda akan menemukan banyak sekali ragam permainan. Dan apa yang bisa dilakukan pada judi online, belum tentu bisa ditemukan pada judi konvensional.

 

Keamanan

Tidak sedikit pemain judi yang memilih bermain secara online karena faktor keamanan. Di mana bila dilakukan secara konvensional, biasanya akan menimbulkan kecurigaan, hingga kemungkinan dibubarkannya permaianan yang belum tentu telah selesai. Sementara dengan bermain secara online, tidak perlu banyak orang yang tahu bahwa Anda tengah bermain judi.

Namun apakah itu berarti dengan bermain judi online jauh lebih aman dan nyaman? Tentu saja tidak, karena Anda harus menyerahkan data penting yang biasanya tidak diperlukan saat memilih judi konvensional.

 

Kecurangan

Adapun salah satu kelemahan dari judi online adalah, kemungkina terjadinya kecurangan. Karena pemain tidak berada di lokasi yang sama dengan pembuat judi. Lain halnya dengan judi konvensional yang melibatkan semua pemain dan bandar secara langsung. Sehingga kemungkinan terjadi kecuranga sangatlah minim.

 

Fasilitas

Sejumlah fasilitas bisa Anda lihat saat bermain judi secara konvensional. Mesin-mesin, meja judi, kartu, dadu, bandar, para pegawai hingga bettor bisa terlihat langsung. Sementara pada judi online, maka fasilitas yang terasa adalah pada saat melakukan komunikasi. Di mana pemainnya bisa melakukan live chat selama 24 jam penuh tanpa henti hingga permainan semakin tak berbatas waktu.

 

Bonus

Dan ini adalah perbedaan lain yang membedakan judi konvensional dan judi yang dilakukan secara online, yaitu jumlah bonus. Pada judi online terdapat berbagai macam bonus seperti bonus referral, cashback, rollingan dan masih banyak lagi. Sementara pada judi konvensional, biasanya bandar tidak memberikan bonus pada bettor kecuali jika ia menang.

 

Hukuman

Kemudian bagaimana dengan hukuman yang diberlakukan untuk judi konvensional maupun judi online, apakah berbeda? Jawabannya tentu saja tidak. Sama sekali tidak ada perbedaan hukuman dari keduanya. Judi bagaimanapun bentuknya, di Indonesia akan mendapatkan hukuman kurungan atau membayar denda dengan jumlah yang tidak sedikit bahkan hingga puluhan juta rupiah.

Sementara dari sudut agama, maka keduanya tetap mendapatkan hukuman yang sama, yaitu telah melakukan dosa besar. Judi yang merupakan sahabat dekat setan, memang dilarang secara agama dam negara karena memiliki banyak pengaruh buruk dan hanya menimbulkan kesenangan sesaat. Hukuman lainnya yang bisa didapat dari pelaku judi adalah, terkucilnya dari masyarakat karena memang tidak ada yang mau menjadi kawan dari para penjudi, kecuali jika mereka mengaku ingin bertobat dan berhenti melakukan judi.

 

Itulah perbedaan antara judi online dan judi yang dilakukan secara konvensional, atau judi darat atau judi offline. Meskipun terdapat beberapa perbedaan, namun nyatanya hukumannya tetaplah sama. Tapi ternyata, meskipun sudah ada aturan dan undang-undangnya, tetap tidak membuat para pecandunya menjadi jera.